
Pagi itu, suasana di Madrasah Tunaswira terasa berbeda. Langit cerah, wajah-wajah santri terlihat antusias. Hari itu bukan hari belajar biasa. Para santri bersiap untuk mengikuti field study ke Museum Pusat TNI AD Dharma Wiratama yang ada di Jalan Jenderal Sudirman, Yogyakarta. Perjalanan Menuju Jejak Perjuangan Beberapa santri berkumpul di Terminal

SESI 1 Presentasi KBM Al-Qur’an di Madrasah Tunaswira SS Oleh: Usth. Halimah Nur Fitriyani, S.Pt. SESI 2 Presentasi Program Pembelajaran Satu Semester Ke Depan di Tunaswira SS Oleh: Usth. Lu’lu’ Nurhusna, S.Pd.I., M.Pd. SESI 3 Apresiasi, dan Harapan Sinergi Madrasah-Orang Tua Oleh: Ust. Ichsan W. Saputro, S.Pd.I., M.Pd.

Madrasah Tunaswira SS Sleman terus berkomitmen membentuk generasi Qur’ani yang bukan hanya hafal, tetapi juga memahami dan mencintai Al-Qur’an. Salah satu ikhtiar utama madrasah ini adalah melalui program tahfidz Al-Qur’an yang tertata rapi dalam rutinitas harian para santri. Berikut adalah gambaran kegiatan Tahfidz AlQuran Sleman harian yang dilaksanakan dengan disiplin

Sebagai orangtua, kita pasti pengen anak nggak cuma pintar ngaji atau pelajaran saja, tapi juga sehat, aktif, dan punya karakter yang kuat. Nah, di Madrasah Tunaswira SS, semua itu bisa dilatih dan bahkan dari hal sederhana seperti… waktu istirahat santri. Kok bisa? Coba bayangkan, setelah sesi hafalan Al-Qur’an dan Tahsin

Pagi-pagi, sekitar jam 6.30 sampai 7.00 WIB, para santri Tunaswira Sofwatus Silmi mulai berdatangan ke madrasah. Begitu mereka sampai, langsung disambut ramah sama ustadzah-ustadzah yang sudah siap di gerbang. Ada juga ustadz yang bantu jaga keamanan lalu lintas, biar semuanya tertib dan aman. Jadi santri dan orang tua yang mengantar
Konsultasi Langsung